Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Analisis Faktor-Faktor Peyebab Ketimpangan Pembangunan di Wilayah Indonesia Bagian Barat dan Indonesia Bagian Timur

    Ketimpangan pembangunan di wilayah Indonesia bagian barat dan Indonesia bagian timur pada awalnya disebabkan oleh adanya perbedaan kandungan sumber daya alam dan perbedaan kondisi demografi yang terdapat pada masing – masing wilayah. Akibat dari perbedaan ini, kemampuan suatu daerah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mendorong proses pembangunan juga menjadi berbeda.     Terjadinya ketimpangan pembangunan antar wilayah ini selanjutnya membawa implikasi terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat pada wilayah bersangkutan. Biasanya implikasi ini ditimbulkan adalah dalam bentuk kecemburuan dan ketidakpuasan masyarakat yang dapat pula berlanjut dengan implikasi politik dan ketentraman masyarakat. Karena itu, aspek ketimpangan pembangunan ekonomi antar wilayah ini perlu ditanggulangi melalui formulasi kebijakan pembangunan wilayah yang dilakukan oleh pemerintah daerah.      Berikut ini faktor-faktor penyebab ketimpangan pembangunan di wilaya...

Perekonomian Indonesia Menurut Data BPS (Badan Pusat Statistik)

Ekonomi Indonesia Triwulan III 2019 tumbuh 5.02 persen Perekonomian Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku triwulan III-2019 mencapai Rp4 067,8 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp2 818,9 triliun. Ekonomi Indonesia triwulan III-2019 terhadap triwulan III-2018 tumbuh 5,02 persen (y-on-y). Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh hampir semua lapangan usaha, dengan pertumbuhan tertinggi dicapai Lapangan Usaha Jasa Lainnya yang tumbuh 10,72 persen. Dari sisi Pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) yang tumbuh sebesar 7,44 persen. Ekonomi Indonesia triwulan III-2019 terhadap triwulan sebelumnya meningkat sebesar 3,06 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi pada Lapangan Usaha Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 4,94 persen. Dari sisi Pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Ekspor Barang d...

Contoh Pengelolaan SDA (Sumber Daya Alam) Di Indonesia

Pengelolaan Sumber Daya Alam di Indonesia 1. Pengelolaan Sumber Daya Alam di Bid. Pertanian Mekanisme pertanian tanpa perhitungan yang tepat dapat menurunkan kesuburan  sifat fisik tanah . Hal ini bisa terjadi karena terjadi kerusakan pada lapisan bagian atas tanah (baca:  jenis-jenis tanah )yang mengandung humus dan dapat menyebabkan terjadinya  erosi tanah  yang disebabkan oleh air. Usaha untuk memperoleh hasil pertanian yang berlimpah dengan sebuan revolusi hijau. Langkah ini ditempuh insustri pertanian yaitu dengan adanya perubahan dari petani kecil dengan lahan sempit menjadi petani industri dengan lahan luas. Aktivitas ini membantu petani kecil yang kehilangan tanah garapan dan pekerjaa n.   2. Penggunaan Pupuk Alami atau Pupuk Organik Penggunaan pupuk organik dalam pertanian merupakan suatu pilihan yang sangat tepat karena dapat menjaga kelestarian tanah. Kandungan mineral dan zat-zat di dalam produk pupuk organik sangat cocok untuk menjaga k...